Rabu, 17 Juli 2013

Berdoa di Taman Surga ‘Raudhah’


Raudhah di Masjid Nabawi di Madinah menjadi salah satu lokasi yang mustajab untuk bermunajat. Demikian menurut hadist Rasul.
Secara bahasa, “Raudhah” berarti taman. Raudhah merupakan salah satu ruangan di Masjid Nabawi yang banyak dimasuki jamaah untuk memanjatkan doa. Ia terletak di antara kamar Nabi dan mimbar untuk berdakwah. Tempat ini tak pernah sepi, menjadi tempat yang paling afdhal untuk memanjatkan doa.
Raudhah dianggap sebagai taman-taman surga, sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Hurairah. Rasulullah bersabda, “Di antara rumah dan mimbarku adalah taman dari taman-taman surga, dan mimbarku di atas telagaku”. Para ahli hadits menafsirkan taman surga  sebagai tempat Allah SWT menurunkan rahmat dan kebahagian-Nya karena dilakukan zikir serta pemujaan kepada Allah.
Lokasi ‘taman surga’ ini merupakan bagian dari shaf laki-laki, hanya terbuka untuk perempuan di jam tertentu, saat dhuha dan setelah shalat dhuhur. Bukan hal yang mudah untuk bisa memasuki Raudhah. Luasnya yang hanya 144 meter persegi tak sebanding dengan jutaan jamaah yang berebut ingin masuk ke sana.
Agar tertib, petugas masjid mengelompokkan jamaah berdasarkan rumpun bangsanya. Di dekat Raudhah, ada areal terbuka dengan atap berupa payung putih yang dapat dilipat. Di situlah, jamaah wanita menunggu antrean untuk bisa bergantian memasuki Raudhah.
Di lokasi yang ditandai dengan warna putih dan kaligrafi khas ini, beragam wajah berbeda-bangsa, bermacam warna kulit berharap sempat untuk merasakan nikmatnya berdoa. Semua doa yang dipanjatkan di sini Insya Allah dikabulkan.
Jika sudah berhasil masuk setelah berjuang berdesak-desakan, jamaah memanfaatkan kesempatan berada di area ini untuk shalat dua rakaat, berdzikir, berdoa maupun membaca Alquran. Suara takbir, tahmid dan tahlil diiringi dengan shalawat kepada Rasulullah dan lirihnya doa bercampur jadi satu.
Shalat di masjid Nabawi memiliki banyak keistimewaan. Menurut riwayat Ahmad Ibnu Huzaimah dan Hakim, Rasulullah SAW pernah bersabda, “Shalat di masjidku ini (Masjid Nabawi) lebih utama 1.000 kali dibanding shalat di masjid lainnya kecuali di Masjidil Haram dan shalat di Masjidil Haram lebih utama 100.000 kali shalat daripada masjid lainnya.”

Biografi Jusuf Kalla

Drs. H. Muhammad Jusuf Kalla atau lebih populer dengan sebutan JK, adalah mantan Wakil Presiden Indonesia yang menjabat pada 2004 – 2009 dan Ketua Umum Partai Golongan Karya pada periode yang sama. JK menjadi capres bersama Wiranto dalam Pilpres 2009 yang diusung Golkar dan Hanura. 

Sebelum menjabat sebagai calon wakil presiden mendampingi calon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, JK pernah menjabat sebagai menteri di era pemerintahan Abdurrahman Wahid, tetapi diberhentikan dengan tuduhan terlibat KKN. Kemudian JK kembali diangkat sebagai Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat di bawah pemerintahan Megawati Soekarnoputri Jusuf Kalla kemudian mengundurkan diri sebagai menteri karena maju sebagai calon wakil presiden, mendampingi calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Dengan kemenangan yang diraih oleh Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Presiden RI yang ke-6, secara otomatis Jusuf Kalla juga berhasil meraih jabatan sebagai Wakil Presiden RI yang ke-10. Bersama-sama dengan Susilo Bambang Yudhoyono, keduanya menjadi Presiden dan Wakil Presiden RI yang pertama kali dipilih secara langsung oleh rakyat.

Selain itu, ia juga menjabat sebagai ketua umum Partai Golongan Karya menggantikan Akbar Tanjung sejak Desember 2004 hingga 9 Oktober 2009.

Pengalaman Organisasi
  1. Mahasiswa
    (1964-1966) Ketua Senat Mahasiswa Fakultas Ekonomi UNHAS
    (1965-1966) Ketua Umum HMI Cabang Makassar
    (1966-1968) Ketua umum Kesatuan Aksi Mahasiswa Indonesia Sulsel

  2. Profesi
    (1985-1997) Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sulsel
    (1997-2002) Ketua Dewan Pertimbangan KADIN Indonesia
    (1985-1995) Ketua Umum Ikatan Sarjana Ekonomi (ISEI) Sulsel
    (1987-2000) Wakil Ketua ISEI Pusat
    (2000-sekarang) Penasehat ISEI
    (1990-sekarang) Ketua Umum Ikatan Alumni UNHAS Makassar

  3. Sosial/Pendidikan
    (1975-1995) Ketua Yayasan Universitas Muslim Indonesia, Makassar
    (1975-sekarang) Ketua Perguruan Islam Datumuseng Makassar
    (1980-sekarang) Anggota Dewan Penyantun UNHAS, IAIN, IKIP Makassar
    (1982-sekarang) Ketua Umum Yayasan Pendidikan Hadji Kalla
    (1990-sekarang) Ketua Umum Yayasan Pendidikan Al Gazali Makassar
    (2002-2006) Anggota Wali Amanat IPB Bogor
    (2004-sekarang) Dewan Penyantun Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan
    Ketua Umum Antar Agama Sulsel

Karier

  • Karier Politik Ketua Pemuda Sekber Golkar Sulawesi Selatan (1965)
  • Karier Politik Anggota Dewan Penasihat DPD Golkar Sulsel (1978)
  • Karier Politik Anggota Dewan Penasihat DPP Golkar Sulsel (1999)
  • Karier Politik Ketua Umum DPP Partai Golkar (2004)
  • Karier Kerja Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI (1999)
  • Karier Kerja Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat RI (2001)
  • Karier Kerja Wakil Presiden Republik Indonesia (2004)
  • Karier Kerja Anggota DPRD Sulawesi Selatan (1965)
  • Karier Kerja Anggota MPR RI Utusan Golkar (1982)
  • Karier Kerja Anggota MPR RI Utusan Golkar (1987)
  • Karier Kerja Anggota MPR RI Utusan Daerah (1992)
  • Karier Kerja Anggota MPR RI Utusan Daerah (1997)
  • Dunia Usaha Direktur Utama CV. Hadji Kalla (1966)
  • Dunia Usaha Direktur Utama PT. Bumi Karsa (1969)
  • Dunia Usaha Komisaris Utama PT. Bukaka Teknik Utama (1988)
  • Dunia Usaha Direktur Utama PT. Bumi Sarana Utama (1988)
  • Dunia Usaha Direktur Utama PT. Kalla Inti Surya (1993)
  • Dunia Usaha Komisaris Utama PT. Bukaka Singtel International (1995)
Prestasi :

Tidak ada pemimpin negara di dunia yang mampu memberi kesejahteraan secara langsung pada rakyatnya, yang ada adalah bagaimana kebijakan seorang pemimpin mampu membuat rakyatnya sejahtera.
Saya adalah salah satu dari ratusan juta rakyat Indonesia yang optimis jika memilih pemimpin yang tepat akan melahirkan Indonesia yang lebih baik. Terus kenapa harus Jusuf Kalla? Jika dijelaskan mungkin akan banyak prestasi dan pengabdian yang beliau berikan pada Indonesia dan rakyat Indonesia.
Saya kasih contoh satu saja, misalkan, perpindahan minyak tanah ke gas. Lihat, meskipun awal-awal menimbulkan pro dan kontra, tapi setidaknya melalui perpindahan ini rakyat senang karena memasak jauh lebih efisien dan praktis. Belum lagi dari sudut keuangan negara, lebih dari 150 Triliun rupiah anggaran negara terselamatkan. Itulah pemimpin yang visioner dan memihak kesejahteraan rakyat.
Bayangkan kalau Jusuf Kalla tidak pernah menjadi Wakil Presiden, mungkin sampai saat ini kita masih pakai minyak tanah :)

Minggu, 07 Juli 2013

Haramain: Madinah, Kota Nabi, Kota Cahaya


Madinah, kota yang awalnya hanya merupakan kota jalur perdagangan mengalami perubahan ketika cahaya Islam datang. Madinah, ia menjadi sentral Islam, pusat pemerintahan Islam dan penyebaran ke berbagai penjuru Arab pada masa itu.

Madinah.Semua berawal dari kedatangan enam orang pemuda Yatsrib ke Makkah untuk berhaji pada tahun kesebelas Nubuwwah (diangkatnya Muhammad menjadi Nabi dan Rasul), lalu Rasulullah bertemu dengan mereka saat melewati Aqabah di Mina. Maka beliau berbincang dengan mereka dan akhirnya mereka memeluk Islam. Sekembalinya ke Yatsrib, mereka membawa risalah Islam dan menyebarkannya pada kaumnya. Lalu pada musim haji berikutnya, dua belas orang dari Yatsrib datang ke Makkah, lima di antaranya adalah mereka yang telah bertemu Rasulullah pada musim haji sebelumnya. Mereka bertemu di Aqabah di Mina, maka terjadilah peristiwa yang dikenal sebagai Baiat Aqabah yang pertama.

Maka inilah baiatnya seperti yang diriwayatkan Al-Bukhary dari Ubadah bin Ash-Shamit, bahwa Rasulullah Shalallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda, "Kemarilah dan berbaiatlah kalian kepadaku untuk tidak menyekutukan sesuatu pun dengan Allah, tidak mencuri, tidak berzina, tidak membunuh anak-anak sendiri, tidak akan berbuat dusta yang kalian adakan antara tangan dan kaki kalian, tidak mendurhakaiku dalam urusan yang baik. Barangsiapa di antara kalian menepatinya, maka pahalanya ada pada Allah. Barangsiapa mengambil sesuatu dari yang demikian ini, lalu dia disiksa di dunia, maka itu merupakan ampunan dosa baginya, dan barangsiapa mengambil sesuatu dari yang demikian itu lalu Allah menutupinya, maka urusannya terserah Allah. Jika menghendaki Dia menyiksanya dan jika menghendaki Dia akan mengampuninya". Lalu aku (Ubadah bin Ash-Shamit) pun berbaiat kepada beliau.

Setelah peristiwa ini, beliau mengirimkan Duta Islam yang pertama ke Yatsrib, dia adalah Mush'ab bin Umair Al-Abdary, seorang pemuda yang tampan, pandai, dan sangat dikenal di Makkah. Mush'ab berangkat bersama mereka. Hasilnya memuaskan, bersama As'ad bin Zurarah ia menyebarkan Islam di Yatsrib. Boleh dibilang bahwa mereka mengondisikan Yatsrib sebelum hijrahnya kaum Muslimin ke sana.

Hingga akhirnya setelah Yatsrib telah terkondisikan, kaum Muslimin hijrah ke sana. Hijrah dengan mengorbankan segala hal yang telah mereka punya di Makkah, mengorbankan untuk pergi dari kampung halaman mereka. Maka inilah pengorbanan yang menjadi tonggak sejarah kebangkitan Islam, karena hijrah ke Yatsrib -yang kemudian menjadi Madinah- menjadi keberhasilan yang besar bagi Islam. Di Madinah lah kaum Muslimin dapat hidup tenang, dan Madinah lah yang menjadi pusat Islam masa itu.

Masjid Nabawy, langkah awal yang Rasulullah lakukan setelah sampai di Madinah. Masjid Nabawy, ia tak hanya sebagai tempat ibadah, namun juga sebagai pusat pembelajaran Islam, pusat pertemuan dan madrasah bagi kaum Muslimin. Masjid Nabawy juga menjadi tempat mengatur segala urusan sekaligus sebagai gedung parlemen untuk bermusyawarah dan menjalankan roda pemerintahan. Maka inilah fungsi masjid, tak hanya sebagai tempat ibadah, namun juga berbagai urusan lainnya untuk kemaslahatan ummat.

Di Madinah inilah kita juga tahu tentang contoh ukhuwah, saat Rasulullah mempersaudarakan antara Muhajirin Makkah dan Anshar Madinah. Persaudaraan ini begitu lekat, kaum Anshar bahkan rela membagi harta serta rumah mereka. Mereka juga mendahulukan kepentingan saudaranya ini sebelum kepentingan mereka, saling mengasihi dan memberikan pertolongan, persaudaraan ini memberikan warna di masyarakat yang baru dibangun ini.
Terkenallah kisah Abdurrahman bin 'Auf dan Sa'd bin Ar-Rabi', keduanya dipersaudarakan oleh Rasulullah.
Suatu kali Sa'd berkata pada Abdurrahman, "Sesungguhnya aku adalah orang yang paling banyak hartanya di kalangan Anshar. Ambillah separuh hartaku menjadi dua. Aku juga mempunya dua istri. Maka lihatlah mana yang engkau pilih, agar aku bisa menceraikannya. Jika masa iddahnya sudah habis, maka nikahilah ia!"
Namun apa jawaban Abdurrahman tentang tawaran saudaranya ini?
Abdurrahman berkata, "Semoga Allah memberkahi bagimu dalam keluarga dan hartamu. Lebih baik tunjukkan saja mana pasar kalian?"
Maka orang-orang pun menunjukkan pasar Bani Qainuqa'. Tak lama, ia sudah mendapatkan sejumlah samin dan keju.
Ini adalah salah satu contoh kecil dalam Ukhuwah Islamiyah yang terjadi di Madinah, tentunya lebih banyak lagi contoh yang membuat kita terkagum dengannya.

Selain itu, Rasulullah membuat perjanjian dengan penduduk Madinah yang Muslim, lalu beliau juga membuat piagam perjanjian dengan pihak Yahudi Madinah. Beliau menawarkan perjanjian kepada mereka, yang intinya memberikan kebebasan menjalankan agama dan memutar kekayaan, tidak boleh saling menyerang dan memusuhi.
Dengan perjanjian ini, maka Rasulullah menegaskan Islam di Madinah. Madinah pun menjadi satu negeri yang makmur dan menjadi ibukota Islam.

Selasa, 02 Juli 2013

Mengenal Fungsi Tombol F1 Sampai F12 Pada Keyboard Komputer

Seringkali kita menjumpai tombol F1,F2, F3, hingga F12 pada keyboard, namun mungkin kita masih belum mengetahui fungsi masing-masing tombol tersebut.

Berikut ini adalah fungsi tombol F1 sampai F12 pada keyboard. Tombol tersebut dikenal dengan tombol fungsi, tombol ini sendiri memiliki kegunaan dan biasanya penggunaan tombol ini bisa dipengaruhi oleh sistem operasi yang sedang digunakan, aplikasi yang terinstall pada sistem operasi tersebut, maupun jenis-jenis platform laptop maupun notebook. Tombol ini juga dapat dikombinasikan dengan tombol Alt maupun Control (Ctrl).

Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya mengenai fungsi tombol F1 sampai F12 tersebut.

F1
Biasanya tombol ini lebih difungsikan untuk menampilkan layar bantuan (help) dari hampir semua jenis aplikasi komputer.
Untuk mengakses beberapa jenis BIOS.
Pada Microsoft Office kombinasi tombol Windows Key + F1 akan menampilkan Microsoft Windows help and support center.
Kombinasi Ctrl + F1 akan menampilkan Task Pane pada Microsoft Office.
Mengaktifkan dan menonaktifkan fungsi mouse komputer.

F2
Pada Windows biasa digunakan untuk mengubah/rename ikon ataupun file.
Kombinasi tombol Alt + Ctrl + F2 digunakan untuk membuka sebuah file dokumen pada Microsoft Word.
Kombinasi Ctrl + F2 akan menampilkan Print Preview pada Microsoft Word.
Biasa digunakan untuk mengakses CMOS Setup.

F3
Pada MS–DOS berguna untuk mengulangi perintah terakhir.
Kombinasi tombol Shift + F3 akan mengubah teks dalam Microsoft Word dari huruf kecil menjadi huruf besar.
Mengaktifkan maupun menonaktifkan fungsi Wi-Fi

F4
Untuk mengulangi aksi/perintah terakhir pada komputer (Undo).
Kombinasi tombol Alt + F4 akan menutup program yang sedang aktif pada Microsoft Windows secara bersamaan.
Kombinasi Ctrl + F4 akan menutup jendela yang sedang terbuka dalam jendela yang sedang aktif dalam Microsoft Windows.
Mengaktifkan maupun menonaktifkan suara/volume.

Lima Resep Alami Pereda Batuk


Minum obat bukanlah satu-satunya solusi untuk menyembuhkan batuk.
by Mona Indriyani
Selasa, 2 Juli 2013, 16:05 WIB vivanews

Batuk kerap datang di cuaca yang tak menentu. (Telegraph)

VIVAlife -Batuk merupakan jenis penyakit ringan, tapi meresahkan. Apalagi ketika cuaca sedang tidak stabil seperti akhir-akhir ini.

Sebagian besar dari kita tahu seperti apa rasanya ketika batuk datang tiba-tiba. Mengganggu aktivitas, menjengkelkan dan menyakitkan, terutama di saat malam menjelang tidur.
Minum obat bukanlah satu-satunya solusi untuk menyembuhkan penyakit Anda. Ada 'ramuan' obat batuk dari bahan alami yang bisa Anda coba di rumah.

Melansir Healt.india.com, berikut ini adalah zat alami yang dapat Anda coba di rumah untuk menghilangkan bunyi "uhuk..uhuk..uhuk!"Air hangat dan garam
Saat Anda mulai merasakan nyeri di tenggorokan, segeralah membuat larutan garam dan air hangat. Garam dalam air dapat membantu mengalirkan kelebihan cairan di daerah yang meradang di tenggorokan. Menurut buku klinik Mayo dari pengobatan rumah, berkumur juga menghilangkan iritasi di tenggorokan dan mengencerkan lendir.

Konsumsi santapan yang hangat
Minum air hangat adalah cara yang baik untuk menenangkan peradangan di tenggorokan. Sebuah sup hangat adalah solusi yang jauh lebih baik dibandingkan segelas teh herbal panas.

Madu
Sejak dulu, madu telah dikenal untuk menenangkan tenggorokan teriitasi lapisan dan mengurangi batuk. Sebuah studi yang dilakukan di Penn State School of Medicine pada anak di atas usia 2 tahun menunjukkan, madu membantu mereka batuk kurang dan tidur lebih baik.

Jahe

Untuk batuk kering, salah satu cara termudah untuk menemukan bantuan adalah untuk memotong satu ruas jahe segar, taburi sedikit garam di atasnya dan mengunyahnya selama beberapa menit.

Bawang putih

Bawang putih merupakan cara yang efektif antimikroba dan ekspektoran. Yang membuat agen yang berharga untuk melawan batuk. The University of Maryland Medical Center menunjukkan, bawang putih dapat membantu mencegah pilek dan mengurangi gejala batuk. (eh)

Senin, 17 Juni 2013

Cara Berzikir Dengan Jari Tangan Kanan



Banyak sebagian kaum muslimin setelah shalat fardhu' mereka berdzikir dengan kedua tangannya (tangan kanan dan tangan kiri) atau berdzikir dengan menggunakan tasbih (biji-bijian) Seperti ini dahulu Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bertasbih dengan jari kanannya. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh 'Abdullah bin 'Umar radhiyallaahu ta'ala 'anhuma, dia berkata, Silahkan perhatikan contoh poto tersebut.

رَأَيْتُ النَّبِيَّ يَعْقِدُ التَّسْبِيْحَ بِيَمِيْنِهِ

"Saya melihat Rasulullah bertasbih (berdzikir) dengan (jari-jari) tangan kanannya." (HR. Abu Dawud, II/81, at-Tirmidzi, V/521, Shahiihul Jami', IV/271, no. 4865)

Penjelasan:

Dalam hadits ini disyari'atkannya bertasbih (berdzikir) dengan jari jemari. Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam menerangkan alasannya, antara lain dalam riwayat yang menyebutkan bahwa jari jemari itu akan ditanya dan akan berbicara sebagai saksi bahwa mereka mengetahui hal itu.

Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam bersabda,
"Hitunglah (dzikir) itu dengan ruas-ruas jari karena sesungguhnya (ruas-ruas jari) itu akan ditanya dan akan dijadikan dapat berbicara (pada hari Kiamat)." (HR. Abu Dawud, no. 1345) [Tuhfatul Ahwadzi Syarh Sunan at-Tirmidzi]

Dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuknya Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam.

Jumat, 14 Juni 2013

Inilah Keutamaan Tasbih, Tahmid, dan Takbir


REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Kusnandar SThI
Setiap selesai shalat kita disunahkan berzikir. Salah satu amalan yang biasa kita lakukan adalah dengan membaca tasbih, tahmid dan takbir, masing-masing tiga puluh tiga kali.

Nabi SAW bersabda, "Barangsiapa bertasbih sebanyak tiga puluh tiga kali, bertakbir tiga puluh tiga kali, dan bertahmid tiga puluh tiga kali, kemudian mengucapkan: Laa ilaaha illa Allah wahdahu laa syarikalah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ’ala kulli sya’in qadir, setiap selesai shalat, maka akan diampuni dosanya meski sebanyak buih di lautan.”(HR Imam Ahmad, Darimi, Malik)

Tasbih berarti mensucikan Allah dari sifat-sifat makhluk-Nya. Sementara tahmid yaitu memuji Allah, Tuhan semesta alam. Dan takbir adalah mengagungkan kebesaran Allah SWT. Allah berfirman dalam al-Quran: ”Hai orang-orang yang beriman! berzikirlah (mengingat) kepada Allah dengan zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya pada waktu pagi dan petang.” (al-Ahzaab: 41-42).

Ketiga amalan tersebut pernah diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada putrinya, Siti Fatimah radhiyallahu anha (RA). Ali bin Abi Thalib menceritakan, pada suatu hari Fatimah datang menemui Nabi SAW. Namun Nabi tidak ada di tempat, dan ia hanya mendapatkan Siti Aisyah radhiyallahu anha (RA).

Kepada Siti Aisyah diceritakanlah keperluannya. Fatimah ingin meminta pembantu karena saat itu, ia mendengar Rasulullah SAW mendapatkan tawanan. Sudah beberapa hari Fatimah merasa kelelahan dan tangannya sakit akibat menumbuk dan menggiling tepung. Dengan meminta seorang pembantu diharapkan bisa meringankan segala pekerjaannya.

Malam harinya Rasul datang menemui Siti Fatimah, saat ia dan suaminya, Ali bin Abi Thalib hendak berbaring tidur. Sabda Rasul kepada Fatimah dan Ali: ”Maukah kalian berdua aku ajarkan perkara yang lebih baik dari yang kalian minta? Jika kalian telah berada di tempat tidur bacalah takbir 33 kali, tasbih 33 kali dan tahmid 33 kali. Itu semua lebih baik buat kalian dari pada seorang pembantu.” (HR Bukhori).

Dalam hadis lain disebutkan. Pernah datang sekelompok orang miskin mengadu kepada Nabi SAW. Mereka mengadu karena orang-orang kaya dengan hartanya bisa mendapatkan kedudukan yang tinggi dan kenikmatan yang abadi. Orang kaya dapat melaksankan shalat, seperti juga orang miskin melakukannya. Orang kaya berpuasa, orang miskin juga berpuasa. Namun orang-orang kaya memiliki kelebihan disebabkan hartanya sehingga dapat menunaikan ibadah haji dan umrah, juga dapat bersedekah dan berjihad.

Mendengar aduan mereka, Rasul SAW bersabda, “Maukah aku sampaikan kepada kalian amalan yang dapat melampaui derajat orang kaya dan tidak ada yang mengalahkan derajat kalian sehingga menjadi yang terbaik di antara kalian dan mereka, kecuali mengerjakan amalan berikut, yaitu, kalian baca tasbih, tahmid, takbir setiap selesai shalat sebanyak 33 kali…”(HR Bukhori)

Dalam hadis riwayat lain disebutkan, bahwa ketiga kalimat tersebut merupakan salah satu macam cara untuk bersedekah sebagaimana aduan orang-orang miskin tentang orang kaya yang bisa mendermakan hartanya. Sabda Nabi SAW: “Setiap kalimat tasbih adalah sedekah, takbir adalah sedekah, tahmid adalah sedekah dan tahlil adalah sedekah.” (HR Muslim)

Dari hadis ini dapat kita ambil hikmah. Betapa banyak sekali keutamaan berzikir membaca tasbih, tahmid dan takbir. Dengan cara banyak berzikir, akan timbul rasa takut kepada Allah dan buahnya kita bisa menjalankan semua perintah dan larangan Allah. Maka, seyogyanya kita senantiasa mendawamkan amalan dari Rasulullah ini dan kita berharap, dapat mencapai keberkahan hidup dan senantiasa menjadi hamba yang tidak merugi.

Penulis adalah Alumnus Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya

Selasa, 11 Juni 2013

Iblis Datang dari Muka, Belakang, Kanan, dan Kiri Kita

http://statis.dakwatuna.com/wp-content/uploads/berdoa.jpg
Dakwatuna.com – Di dalam Al Qur’an, akan kita dapati sebuah rekaman dialog antara Allah SWT dengan iblis yang dihukum oleh Allah. Dalam dialog tersebut, iblis menyatakan untuk selalu menyesatkan manusia. Hal tersebut terekam dalam surat Al A’raf ayat 16-17 berikut ini: “Iblis menjawab: ‘Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan men-dapati kebanyakan mereka bersyukur (ta’at).’” (QS. Al A’raf : 16-17) Dari ayat Al Quran di atas dijelaskan bahwa Iblis akan selalu menghalang-halangi kita dari jalan yang lurus. Caranya, dia akan mendatangi kita dari muka, dari belakang, dari kanan, dan dari kiri kita. Lalu apa maksud dari keempat penjuru itu? Dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan firman Allah SWT dalam surat Al-A’raf ayat 17 di atas adalah: “Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka”: Iblis akan membuat manusia ragu akan permasalahan akhirat (Min baini Aidihim), “dan dari belakang mereka”: membuat mereka cinta kepada dunia (Wa Min Kholfihim), “dari kanan”: urusan-urusan agama akan dibuat tidak jelas (Wa ‘An Aimaanihim) “dan dari kiri mereka”: dan manusia akan dibuat tertarik dan senang terhadap kemaksiatan (Wa ‘An Syama’ilihim). Lalu timbul pertanyaan di benak kita, mengapa iblis tidak mendatangi kita dari atas dan dari bawah kita? Hal tersebut dijelaskan dalam sebuah tafsir Al Qur’an berikut ini: Al-Fakhrur-Razy dalam tafsirnya berkata: “Diriwayatkan bahwa ketika Iblis mengatakan ucapannya tersebut, maka hati para malaikat menjadi kasihan terhadap manusia mereka berkata: “Wahai Tuhan kami, bagaimana mungkin manusia bisa melepaskan diri dari gangguan syaitan?” Maka Allah berfirman kepada mereka bahwa bagi manusia masih tersisa dua jalan: atas dan bawah, jika manusia mengangkat kedua tangannnya dalam do’a dengan penuh kerendah-hatian atau bersujud dengan dahinya di atas tanah dengan penuh kekhusyu’an, Aku akan mengampuni dosa-dosa mereka” (At-Tafsir Al-Kabir V/215) Dalam tafsir yang lain juga dikatakan bahwa Iblis tidak mendatangi kita dari atas, karena rahmat turun kepada manusia dari atas (Tafsir Ibnu katsir III/394-395). Oleh karena itu iman adalah senjata kita. Berdoalah, mari kita berlindung kepada Allah atas segala godaan syaithan yang terkutuk. Sumber: http://www.dakwatuna.com/2011/06/13/12726/iblis-datang-dari-muka-belakang-kanan-dan-kiri-kita-2/#ixzz2VupT5O2f Follow us: @dakwatuna on Twitter | dakwatunacom on Facebook